Implementasi Teknologi di Sekolah: Mendorong Smart Farming dan IoT di SMKN 1 Gedong Tataan
LAMPUNG – Langkah nyata dalam mengintegrasikan teknologi Industri 4.0 ke dunia pendidikan kembali dilakukan melalui program Tropical Forest Conservation Action Sumatera. Setelah melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan, tim pelaksana melanjutkan agenda dengan melakukan kunjungan langsung ke SMKN 1 Gedong Tataan untuk merumuskan kerjasama teknis yang lebih mendalam.
Modernisasi Pertanian di Desa Penyangga
Kunjungan ini bertujuan untuk menyosialisasikan platform digital integrasi data gajah sekaligus menjajaki penerapan teknologi cerdas pada sektor agrikultur di lingkungan sekolah. Fokus utamanya adalah membekali siswa dengan keahlian teknologi yang relevan dengan kebutuhan pelestarian ekosistem dan kemandirian ekonomi.
Detail Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan kunjungan dan diskusi teknis ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Kamis, 9 April 2025.
Lokasi Utama: SMKN 1 Gedong Tataan.
Tim Pelaksana: Dihadiri oleh Ibu Dwi (Kepala Sekolah SMKN 1 Gedong Tataan), didampingi oleh Agus Sukoco dan Wahyudi Edi Handoko dari tim teknis.
Poin Utama Kerjasama Teknis
Dalam pertemuan tersebut, disepakati beberapa poin penting yang akan menjadi dasar pengembangan keahlian siswa di masa depan, yaitu:
Penguatan Sistem Agriculture dan Agroforestry: Pemanfaatan smart system untuk mengoptimalkan pengelolaan pertanian dan kehutanan yang berkelanjutan di wilayah penyangga.
Kerjasama Sistem IoT (Internet of Things): Pembentukan komitmen kerjasama secara bertahap untuk pengembangan dan implementasi perangkat IoT di lingkungan sekolah.
- Diseminasi Teknologi: Memperkenalkan arsitektur platform digital pendukung integrasi data Gajah Sumatera kepada civitas akademika sekolah.
Harapan ke Depan
Melalui kolaborasi ini, SMKN 1 Gedong Tataan diharapkan menjadi pionir dalam mencetak tenaga terampil yang mampu mengoperasikan teknologi smart farming dan IoT. Langkah ini tidak hanya meningkatkan daya saing lulusan SMK, tetapi juga menciptakan solusi inovatif bagi masyarakat desa penyangga dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Taman Nasional Way Kambas.