Memperkuat Dukungan Institusional: Sinergi Tim TFCA Sumatera dan PSMO UBL

BANDAR LAMPUNG – Keberlanjutan program Arsitektur Platform Digital untuk integrasi data Gajah Sumatera terus diperkuat melalui kolaborasi antar-unit institusi. Pada Kamis, 10 Oktober 2024, tim program Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera melaksanakan agenda koordinasi teknis di kantor PSMO Universitas Bandar Lampung (UBL).

Sinkronisasi Teknis Berkala

Pertemuan rutin ini menjadi bagian penting dari pilar peningkatan kemampuan teknologi penanganan konservasi di Lansekap Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Fokus utama koordinasi ini adalah memastikan kesiapan teknis dan administratif agar sistem informasi yang dibangun dapat digunakan secara mandiri oleh para pemangku kepentingan dalam upaya mitigasi konflik satwa.

Detail Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan koordinasi ini berlangsung dengan rincian sebagai berikut:

Hari/Tanggal: Kamis, 10 Oktober 2024.

Lokasi: PSMO Universitas Bandar Lampung (UBL).

Agenda Utama: Koordinasi teknis rutin dan sinkronisasi program TFCA Sumatera.

Tim Pelaksana: Dikoordinasikan oleh Yogi Andi.

Kolaborasi Strategis PSMO UBL

Dalam pertemuan ini, tim pengembang platform digital melakukan pembahasan mendalam mengenai integrasi kegiatan di lapangan dengan dukungan manajemen universitas. Pihak PSMO UBL menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan dukungan strategis bagi tim teknis dalam menjalankan rangkaian kegiatan di TNWK.

Komitmen ini mencakup fasilitasi kegiatan pelatihan, pendampingan teknis, hingga memastikan partisipasi aktif pihak-pihak terkait dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan digital yang telah dijadwalkan.

Luaran Strategis dan Harapan

Melalui koordinasi teknis di PSMO UBL ini, beberapa capaian penting berhasil dirumuskan:

  1. Kesepahaman Teknis: Tercapainya sinkronisasi rutin yang memastikan program tetap berjalan sesuai dengan jalur (on track).

  2. Dukungan Penuh Institusi: Kesiapan PSMO dalam mengawal kelancaran kegiatan tim teknis di wilayah Lampung Timur dan Taman Nasional Way Kambas.

  3. Kesiapan Pelatihan: Terjaminnya komitmen dari pihak-pihak terkait untuk mengikuti pelatihan penggunaan platform digital guna mendukung pelestarian gajah.

Sinergi antara tim teknis dan unit pendukung di universitas seperti PSMO menjadi kunci agar inovasi teknologi Industri 4.0 yang diusung dapat memberikan dampak nyata bagi harmoni antara masyarakat dan habitat gajah di Lampung.

Share This :