Pilar Digital di Kawasan Penyangga: Sinkronisasi Jaringan di SMKN 1 Braja Selebah
LAMPUNG TIMUR – Keberhasilan sistem mitigasi konflik gajah berbasis teknologi Industri 4.0 sangat bergantung pada integrasi jaringan yang kuat antara pusat studi, sekolah mitra, dan titik-titik pantau di lapangan. Pada Kamis, 15 Agustus 2024, tim program Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera melaksanakan kegiatan teknis penguatan konektivitas di SMKN 1 Braja Selebah (SMKN 1 Brasel).
Membangun Jembatan Data: Jejaring Antar Nodes
Kegiatan ini difokuskan pada agenda Jejaring Antar Nodes, yaitu upaya memastikan infrastruktur digital di sekolah mitra terkoneksi dengan sempurna ke dalam arsitektur platform digital konservasi gajah. SMKN 1 Brasel memiliki posisi strategis karena lokasinya yang berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Detail Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan sinkronisasi jaringan ini dilaksanakan oleh tim ahli dengan pendampingan dari pihak sekolah:
Hari/Tanggal: Kamis, 15 Agustus 2024.
Lokasi Utama: SMKN 1 Braja Selebah.
Tim Pelaksana: Sarkawi, Asep, Fahmi, Dawas, dan Fizar.
Pendamping: Tim SMK Brasel.
Luaran dan Capaian Strategis
Kegiatan konektivitas di SMKN 1 Brasel ini menghasilkan beberapa capaian penting:
Kesiapan Infrastruktur & Pengguna: Memastikan perangkat jaringan di sekolah berfungsi optimal dan para pengelola teknis setempat (guru/siswa) siap mengoperasikan sistem yang telah dikembangkan.
Sinergi Kelembagaan: Memperkuat kolaborasi antara tim teknis TFCA dengan institusi pendidikan vokasi sebagai penyedia sumber daya manusia lokal yang terampil dalam mendukung mitigasi konflik gajah.
Analisis Manfaat Berkelanjutan: Proses instalasi dilakukan dengan monitoring ketat guna memastikan aplikasi dan sistem peringatan dini yang dibangun benar-benar memberikan manfaat nyata bagi keamanan warga di wilayah Braja Selebah.
Edukasi Berbasis Praktik
Keterlibatan aktif Tim SMK Brasel dalam proses konektivitas ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bentuk transfer pengetahuan nyata. Dengan memahami cara kerja jejaring nodes, para siswa jurusan terkait dapat belajar langsung mengenai implementasi Internet of Things (IoT) untuk solusi lingkungan hidup di lingkungan mereka sendiri.
Harapan ke Depan
Dengan mantapnya konektivitas di SMKN 1 Braja Selebah, jaringan mitigasi di koridor Timur Way Kambas kini semakin solid. Sinergi antara teknologi digital dan kekuatan lokal melalui jalur pendidikan diharapkan mampu menciptakan model konservasi gajah yang mandiri, cerdas, dan berkelanjutan.