Membangun Pusat Literasi dan Digital: Pengembangan Fasilitas di Rumah Lebah
LAMPUNG – Program Tropical Forest Conservation Action Sumatera tidak hanya berfokus pada teknologi pemantauan satwa, tetapi juga pada pemberdayaan infrastruktur komunitas di desa penyangga. Pada pertengahan Agustus, tim teknis dan koordinasi melakukan kunjungan strategis ke Rumah Lebah untuk merencanakan peningkatan fasilitas pendukung yang mengombinasikan teknologi dan pendidikan.
Sinergi Teknologi dan Literasi Masyarakat
Rumah Lebah dipersiapkan untuk menjadi salah satu titik sentral dalam ekosistem digital integrasi data gajah. Selain aspek teknis, pengembangan di lokasi ini juga menyentuh aspek edukasi masyarakat, guna memastikan bahwa keberadaan program konservasi memberikan manfaat nyata bagi peningkatan literasi warga lokal.
Detail Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan koordinasi dan perencanaan ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Selasa, 13 Agustus 2024.
Lokasi Utama: Rumah Lebah.
Tim Pelaksana: Rusdianto, Sunandar, Sigit Pramono, Marzuki, Adi Permana, Agus Sukoco, dan Handoko.
Agenda Pengembangan Wilayah
Dalam pertemuan tersebut, tim menyepakati beberapa poin penting yang akan segera diimplementasikan di Rumah Lebah:
Penyediaan Konektivitas Digital: Perencanaan pemasangan jaringan Wi-Fi di Rumah Lebah guna mendukung transmisi data IoT serta memberikan akses informasi bagi warga.
Dukungan Sarana Pendidikan: Rencana pemberian sumbangan komputer yang akan digunakan sebagai alat bantu operasional dan pembelajaran.
Pembangunan Perpustakaan Mini: Pembuatan perpustakaan kecil di Rumah Lebah untuk mendorong minat baca dan edukasi konservasi bagi anak-anak dan warga desa.
Publikasi Visual: Pembuatan dan pemasangan banner informasi program sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat umum yang berkunjung.
Harapan ke Depan
Dengan adanya fasilitas Wi-Fi, komputer, dan perpustakaan mini, Rumah Lebah diharapkan dapat bertransformasi menjadi community hub yang cerdas. Integrasi antara fasilitas literasi dan teknologi digital ini menjadi kunci agar masyarakat desa penyangga semakin berdaya dan aktif berpartisipasi dalam menjaga kelestarian Gajah Sumatera di Lansekap Way Kambas.