Sinergi Pendidikan dan Konservasi: Mencari Solusi Jaringan Internet di Jantung Way Kambas

LAMPUNG – Keberhasilan implementasi teknologi Industri 4.0 dalam konservasi gajah sangat bergantung pada stabilitas koneksi internet. Menyadari tantangan infrastruktur di lapangan, tim program Tropical Forest Conservation Action Sumatera melakukan kolaborasi teknis dengan para ahli lokal dari SMK 1 Braja Selebah untuk membenahi jaringan di titik-titik krusial Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Tantangan Konektivitas di Pusat Latihan Gajah

Fokus utama pertemuan ini adalah mengatasi masalah lambatnya koneksi Wi-Fi di area Rumah Sakit Gajah dan Pusat Latihan Gajah (PLG). Tanpa jaringan yang mumpuni, pengiriman data dari perangkat IoT dan kamera pemantau akan terhambat, sehingga diperlukan audit teknis segera.

Detail Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan survei dan diskusi teknis ini berlangsung pada:

Hari/Tanggal: Selasa, 2 April 2024.

Lokasi Utama: Area Rumah Sakit Gajah dan PLG, TNWK.

Tim Pelaksana: Melibatkan Dr. Diah Esti A, Catur Marsudi, Handoko, Sigit Pramono, serta tim ahli dari SMK 1 Braja Selebah (Pak Ghiyo dan Pak Triyo).

Mencari Solusi Teknis yang Tepat

Dalam penelusuran lapangan bersama guru dan murid SMK 1 Braja Selebah, ditemukan beberapa kendala fisik seperti kabel fiber optic yang putus akibat aktivitas satwa liar. Tim merumuskan dua solusi utama:

  • Penarikan Kabel Baru: Melakukan penarikan kabel fiber optic ulang yang ditarik langsung dari desa penyangga terdekat.

  • Upgrade Infrastruktur Tower: Melakukan pembaruan (upgrade) pada mesin dan perangkat yang terpasang di tower rumah sakit gajah untuk meningkatkan jangkauan dan kecepatan sinyal.

 

Kolaborasi Berbasis Komunitas

Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya peran institusi pendidikan lokal. Guru dan murid SMK 1 Braja Selebah berkomitmen untuk menelusuri asal-usul infrastruktur lama dan membantu tim teknis dalam mencari jalur kabel yang aman dari gangguan satwa.

Harapan ke Depan

Dukungan teknis dari SMK 1 Braja Selebah bukan hanya memberikan solusi praktis bagi konektivitas di TNWK, tetapi juga menjadi sarana belajar nyata bagi siswa dalam berkontribusi pada pelestarian alam. Dengan jaringan yang stabil, Arsitektur Platform Digital Gajah Sumatera akan berfungsi optimal dalam menjaga keharmonisan antara manusia dan gajah.

Share This :