Menjamin Keberlanjutan Teknologi: Strategi Penguatan Kapasitas POLHUT dalam Integrasi Data

LAMPUNG – Sebagai penutup rangkaian kegiatan di bulan April dalam program Tropical Forest Conservation Action Sumatera, tim pengembang kembali ke lapangan untuk memastikan teknologi yang telah dibangun dapat benar-benar memberikan dampak nyata. Bertempat di Kantor Seksi 3, telah dilaksanakan diskusi mendalam mengenai sosialisasi integrasi data dan strategi pemanfaatan aplikasi Kawal PLG oleh Polisi Kehutanan (POLHUT).

Melampaui Infrastruktur: Fokus pada Keterampilan SDM

Fokus utama dari pertemuan ini adalah mengidentifikasi tantangan penggunaan sistem di lapangan. Disimpulkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada infrastruktur IT, tetapi lebih kepada pemahaman dan keterampilan personil dalam mengoperasikan sistem secara konsisten.

Detail Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan analisis dan sosialisasi ini berlangsung pada:

Hari/Tanggal: Selasa, 30 April 2025.

Lokasi Utama: Kantor Seksi 3.

Tim Pelaksana: Dihadiri oleh Marzuki, Sarkawi, Maria S, Handoko, dan pemangku kepentingan lainnya.

Poin Strategis untuk Operasional Masa Depan

Berdasarkan hasil rangkaian kegiatan integrasi data, dirumuskan beberapa langkah strategis guna memperkuat fungsi aplikasi Kawal PLG:

  • Pendampingan Intensif: POLHUT akan mendapatkan pendampingan khusus untuk meningkatkan kapasitas penggunaan aplikasi. Strategi ini akan melibatkan koordinasi langsung dengan Kepala Balai TNWK.

  • Sinergi Kawal PLG dan SIBADAK: Melakukan analisis mendalam untuk mengintegrasikan aplikasi Kawal PLG dengan aplikasi SIBADAK yang sudah berjalan, guna memastikan efektivitas pemantauan satwa di masa depan.

  • Transfer Pengetahuan: Merekomendasikan transfer pengetahuan operasional sistem kepada POLHUT dan Mitra POLHUT secara masif agar sistem tetap berjalan tanpa ketergantungan penuh pada tim pengembang.

  • Urgensi Pendampingan Lokal: Belajar dari pengalaman di lapangan, sistem pendampingan dibutuhkan segera sebelum SOP (Standard Operating Procedure) bersama disusun untuk pemanfaatan sistem secara permanen.

Harapan ke Depan

Rangkaian kegiatan di bulan April ini menegaskan bahwa kolaborasi antara teknologi Industri 4.0 dan personil POLHUT adalah kunci utama mitigasi konflik gajah. Dengan rencana pengembangan yang realistis dan dukungan berkelanjutan, integrasi data ini akan menjadi benteng pertahanan digital bagi kelestarian Gajah Sumatera di Way Kambas.

Share This :