Memperkuat Garda Terdepan: Workshop Aplikasi Kawal PLG dan Pelatihan Jaringan bagi POLHUT

LAMPUNG – Transformasi digital di Lansekap Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dalam rangkaian program Tropical Forest Conservation Action Sumatera, telah dilaksanakan workshop intensif bagi Polisi Kehutanan (POLHUT) untuk memastikan pemanfaatan teknologi integrasi data gajah dapat berjalan optimal di garis depan konservasi.

Digitalisasi Tugas Patroli dan Pengawasan

Fokus utama kegiatan ini adalah memperkenalkan dan melatih personil POLHUT dalam penggunaan aplikasi Kawal PLG. Dengan aplikasi ini, tugas patroli dan pengawasan diharapkan menjadi lebih terukur, di mana data lapangan dapat diinput dan diakses secara sistematis untuk mendukung perlindungan Gajah Sumatera.

Detail Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan workshop teknis ini berlangsung pada:

Hari/Tanggal: Selasa, 22 April 2025.

Lokasi Utama: Kantor Seksi 3.

Tim Pelaksana: Dihadiri oleh Sigit Purnomo, Dicky Ardiansyah, Prawoto, Wahyudi, dan Edi Susilo.

Penguatan Kapasitas Teknis dan Konektivitas

Selain pelatihan aplikasi, workshop ini juga membekali peserta dengan keahlian teknis operasional guna menjaga keberlanjutan infrastruktur digital di lokasi terpencil:

  • Implementasi Kawal PLG: Mendorong tim POLHUT untuk mengenal fitur-fitur utama dan mulai menggunakan aplikasi Kawal PLG secara rutin dalam prosedur operasional standar mereka.

  • Pelatihan Troubleshooting Jaringan: Memberikan pelatihan penanganan gangguan (troubleshoot) jaringan kepada Tim SMK PGRI dan pegawai PLG, khususnya untuk perangkat Starlink.

  • Kemandirian Infrastruktur: Pelatihan ini bertujuan agar personil di lapangan mampu menangani kendala konektivitas secara mandiri di tahap awal, mengingat pentingnya stabilitas jaringan untuk pengiriman data konservasi.

Harapan ke Depan

Melalui pelatihan ini, sinergi antara teknologi tingkat tinggi dan personil lapangan menjadi semakin erat. Kesiapan POLHUT dalam mengoperasikan aplikasi digital serta kemampuan teknis dalam menjaga jaringan Starlink menjadi kunci utama agar sistem informasi mitigasi konflik gajah tetap aktif dan responsif dalam kondisi apapun.

Share This :