Memperkuat Ekosistem Informasi: Diseminasi Website Media Center di Balai TNWK
LAMPUNG – Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung integrasi data Gajah Sumatera melalui teknologi Industri 4.0, tim Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera kembali mengadakan pertemuan strategis di Kantor Balai TNWK. Agenda kali ini difokuskan pada pematangan kanal informasi digital yang akan menjadi pusat data dan edukasi bagi masyarakat.
Transformasi Digital melalui Media Center
Kegiatan ini menitikberatkan pada peningkatan kemampuan teknologi penanganan konservasi melalui transformasi platform digital. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa infrastruktur informasi yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal sebagai media komunikasi antara pengelola kawasan, akademisi, dan masyarakat luas.
Detail Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan sosialisasi dan diseminasi teknologi ini dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut:
Hari/Tanggal: Jumat, 8 November 2024
Lokasi: Kantor Balai TNWK.
Tim Pelaksana: Agus Sukoco dan Handoko.
Luaran Strategis Kegiatan
Melalui pertemuan diseminasi ini, beberapa poin krusial terkait pengembangan platform informasi berhasil disepakati, antara lain:
Diseminasi Website: Pengenalan dan pematangan penggunaan website tnwk.pptik.id yang akan difungsikan sebagai Media Center bersama.
Produksi Konten Kreatif: Perencanaan pembuatan konten video bersama yang melibatkan peran aktif dari SMK Nusantara dan SMK Braja Selebah.
Kontribusi Narasi: Kesepakatan mengenai pengiriman narasi secara rutin oleh pihak SMK Nusantara untuk memperkaya konten edukasi di platform digital.
Kolaborasi Multipihak: Memperkuat keterlibatan institusi pendidikan dalam mengisi konten informasi konservasi secara profesional.
Sinergi Konten untuk Pelestarian Satwa
Pengembangan website Media Center ini bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan upaya untuk menciptakan satu sumber informasi yang valid terkait pelestarian Gajah Sumatera di Lansekap TNWK. Dengan melibatkan siswa-siswi SMK dalam pembuatan video dan narasi, program ini juga bertujuan untuk membangun rasa memiliki dan kesadaran konservasi sejak dini melalui media yang populer di kalangan generasi muda.
Harapan ke Depan
Kunjungan ke Balai TNWK pada 8 November ini diharapkan dapat mempercepat operasionalisasi pusat informasi digital yang terintegrasi. Sinergi antara tim teknis, pengelola balai, dan sekolah penyangga diharapkan mampu melahirkan narasi-narasi konservasi yang inspiratif, sekaligus menjadi bukti nyata efektivitas teknologi Industri 4.0 dalam mendukung perlindungan satwa liar di Lampung.