Memperkuat Sinergi Strategis: Diseminasi Teknologi Konservasi di Dinas Kominfo Lampung Timur
LAMPUNG TIMUR – Dalam langkah penting untuk memperluas dampak transformasi digital di sektor pelestarian alam, tim Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera melakukan kunjungan strategis ke pusat pemerintahan daerah. Fokus utama kali ini adalah membangun koordinasi lintas sektoral guna mengintegrasikan data Gajah Sumatera berbasis teknologi Industri 4.0 ke dalam ekosistem pemerintahan daerah Lampung Timur.
Kolaborasi Lintas Instansi untuk Kelestarian Alam
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi antara program konservasi digital dengan infrastruktur komunikasi daerah. Melalui sosialisasi sistem ini, diharapkan pemanfaatan platform digital untuk mitigasi konflik satwa liar tidak hanya menjadi inisiatif sektoral, melainkan menjadi bagian dari dukungan digitalisasi daerah yang lebih luas di Lansekap Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Detail Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan diseminasi teknologi ini dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut:
Hari/Tanggal: Kamis, 07 November 2024.
Lokasi: Dinas Kominfo Lampung Timur.
Tim Pelaksana: Agus Sukoco dan Handoko.
Luaran Strategis Kegiatan
Melalui audiensi langsung dengan Kepala Dinas Kominfo Lampung Timur, dihasilkan beberapa poin rekomendasi strategis:
Penguatan Hubungan Digital: Mengonfirmasi peran penting Dinas Kominfo sebagai jembatan informasi antara desa penyangga dan TNWK dalam mendukung digitalisasi konservasi.
Perluasan Kerjasama (Piloting): Direncanakan adanya audiensi lebih lanjut dengan SEKDA Lampung Timur untuk mengembangkan kolaborasi teknis dan memperbanyak proyek percontohan (piloting) di berbagai wilayah.
Dukungan Multi-OPD: Adanya kebutuhan untuk mengintegrasikan digitalisasi di Lampung Timur dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menyelesaikan beragam permasalahan daerah berbasis data.
Integrasi Sistem untuk Keamanan Kawasan
Sinergi dengan Kominfo diharapkan dapat memperkuat infrastruktur jaringan dan distribusi data dari aplikasi Kawal Desa serta sistem peringatan dini yang telah dibangun. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pelaporan aktivitas satwa liar dapat dikelola dengan lebih sistematis, transparan, dan responsif.
Harapan ke Depan
Kunjungan ke Dinas Kominfo pada 7 November ini menandai babak baru dalam tata kelola konservasi berbasis teknologi di Lampung Timur. Dengan adanya dukungan birokrasi dan infrastruktur daerah, integrasi data Gajah Sumatera diharapkan dapat menjadi standar nasional dalam menjaga harmoni antara kemajuan digital dan perlindungan satwa terancam punah.