Membangun Narasi Konservasi: Sinergi Media Center dan Digitalisasi di Balai TNWK
LAMPUNG TIMUR – Mengawali pekan pertama di bulan November, tim program Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera mengadakan pertemuan strategis di Kantor Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Fokus utama agenda ini adalah melakukan sosialisasi sistem serta menyelaraskan strategi komunikasi publik untuk mendukung integrasi data Gajah Sumatera berbasis teknologi Industri 4.0.
Transformasi Digital dan Keterbukaan Informasi
Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknologi dalam penanganan konservasi melalui platform digital. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah bagaimana teknologi informasi dapat digunakan untuk menjaga keabsahan data sekaligus memperluas jangkauan edukasi mengenai pelestarian satwa liar di Lansekap TNWK.
Detail Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan sosialisasi sistem ini dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut:
Hari/Tanggal: Senin, 4 November 2024.
Lokasi: Kantor Balai TNWK.
Tim Pelaksana: Perwakilan TNWK, SMK Labuhan Nusantara, SMK PGRI 1 Taspram, SMKN 1 Braja Selebah, ITB, dan UBL.
Luaran Strategis Kegiatan
Pertemuan koordinasi ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting untuk kemajuan ekosistem digital TNWK, antara lain:
Pengembangan Media Center: Pihak TNWK menyambut baik inisiatif pengembangan konten video, media sosial, dan website sebagai pusat informasi resmi.
Adopsi Teknologi Web: Website Media Center yang dikembangkan akan diadopsi sepenuhnya oleh TNWK sebagai bagian dari sistem informasi resmi mereka.
Keberlanjutan Kolaborasi Akademisi: Menyusun mekanisme agar siswa SMK di wilayah penyangga dapat terus berkontribusi dan berkolaborasi secara berkelanjutan dengan pihak Balai TNWK.
Inovasi Konten Kreatif: Menghidupkan kembali program Podcast bersama serta pemanfaatan fitur Virtual Tour untuk memberikan pengalaman edukasi yang lebih interaktif bagi masyarakat.
Standarisasi dan Regulasi Teknologi
Selain pengembangan platform, pertemuan ini juga membahas aspek regulasi penggunaan teknologi terbaru, seperti aturan penggunaan drone yang kini telah memiliki standar biaya resmi berdasarkan peraturan pemerintah terbaru. Hal ini penting untuk memastikan seluruh kegiatan teknis lapangan tetap berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Harapan ke Depan
Sinergi yang terbangun di Kantor Balai TNWK pada 4 November ini menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa setiap narasi dan data yang keluar dari kawasan konservasi telah terverifikasi dengan baik. Dengan dukungan kolaboratif dari institusi pendidikan dan pakar teknologi, TNWK diharapkan mampu bertransformasi menjadi kawasan konservasi yang modern dan transparan dalam melindungi populasi Gajah Sumatera.