Menuju Desa Cerdas Konservasi: Instalasi Infrastruktur IoT di Rumah Lebah

LAMPUNG TIMUR – Konsistensi dalam membangun sistem pemantauan gajah berbasis digital terus berlanjut. Pada awal Oktober, tim teknis program Tropical Forest Conservation Action Sumatera melakukan langkah strategis dengan memasang infrastruktur konektivitas dan perangkat Internet of Things (IoT) di Rumah Lebah, salah satu titik sentral pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Way Kambas.

Integrasi Kamera dan Sistem Peringatan Dini

Pemasangan di Rumah Lebah bertujuan untuk memperkuat jaringan pemantauan area sekitar yang rawan konflik antara gajah dan manusia. Dengan terpasangnya perangkat di titik ini, transmisi data visual dan sinyal darurat dapat dilakukan secara real-time untuk memberikan peringatan dini bagi warga.

Detail Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan penyediaan konektivitas dan instalasi perangkat ini dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal: Kamis, 3 Oktober 2024.

Lokasi Utama: Rumah Lebah.

Petugas Pelaksana: Fizar dan Dawas.

PIC Lokasi: Bapak Sunandar.

Daftar Perangkat yang Terpasang

Untuk memastikan pengawasan yang komprehensif, tim telah memasang dan mengonfigurasi perangkat sebagai berikut:

  1. Sistem Kamera (4 Unit): Pemasangan kamera dengan kode CAM-P039, CAM-P038, CAM-P026, dan CAM-P048 untuk pemantauan visual di berbagai sudut.

  2. Panic Button & Sirine (1 Set): Pemasangan Button-06 dan Sirine-06 sebagai alat komunikasi darurat jika terdeteksi ancaman gajah liar.

  3. Konektivitas: Pemasangan 1 unit Modem YNC Net untuk menjamin ketersediaan jaringan internet yang stabil bagi seluruh perangkat IoT di lokasi tersebut.

Standar Kualitas Operasional

Tim teknis memastikan bahwa seluruh instalasi telah memenuhi kriteria:

  • Perangkat terpasang kokoh dan stabil pada dudukannya.

  • Koneksi internet tersambung sempurna ke pusat data (server).

  • Jaringan lokal di area Rumah Lebah dipastikan dalam kondisi baik dan terjaga untuk keberlanjutan operasional.

Harapan ke Depan

Dengan terpasangnya sistem IoT yang lengkap di Rumah Lebah, area ini kini berfungsi sebagai benteng digital sekaligus pusat informasi bagi masyarakat sekitar. Sinergi antara teknologi dan peran aktif warga seperti Bapak Sunandar diharapkan dapat mewujudkan keharmonisan hidup antara masyarakat desa penyangga dengan satwa dilindungi di Way Kambas.

Share This :