Langkah Awal Publikasi Konservasi: Evaluasi Pekan Pertama Media Center SMKS 1 PGRI
LAMPUNG – Program Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui pengembangan Media Center. Pada pekan pertama bulan September, fokus diarahkan pada peningkatan kualitas produksi konten siswa SMKS 1 PGRI untuk mendukung publikasi integrasi data Gajah Sumatera di Lansekap TNWK.
Kedisiplinan dan Struktur Kerja
Untuk memastikan keberlanjutan program, tim pelaksana telah menetapkan jadwal rutin bagi para siswa:
Pemberian Tugas: Setiap hari Rabu.
Evaluasi Mingguan: Setiap hari Selasa.
Detail Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan pemantauan teknis ini dilaksanakan secara daring untuk mengevaluasi hasil kerja awal para siswa:
Hari/Tanggal: Kamis, 12 September 2024.
Lokasi Utama: Daring via Zoom.
Tim Pelaksana: Diko Prasojo dan Tanti..
Hasil Evaluasi Konten dan Teknis
Sesi evaluasi pekan pertama ini menyoroti beberapa poin penting terkait standar kualitas konten yang dihasilkan oleh tim siswa:
Peningkatan Kualitas Visual: Tim menemukan bahwa hasil video awal kurang stabil karena tidak menggunakan tripod. Sebagai solusinya, dijadwalkan pengambilan gambar ulang (take ulang) pada hari Rabu mendatang.
Efisiensi Penyuntingan: Proses pengeditan video dengan durasi 6 menit tercatat memakan waktu sekitar satu hari.
Persiapan Workshop Lanjutan: Untuk memperkuat aspek teknis publikasi web, tim telah menjadwalkan workshop pengelolaan WordPress pada tanggal 24 September mendatang.
Identitas Petugas Lapangan: Terdapat usulan pengadaan atribut resmi berupa Id Card atau rompi media bagi siswa agar lebih profesional saat melakukan penugasan di area Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dan sekitarnya.
Harapan ke Depan
Melalui evaluasi rutin ini, SMKS 1 PGRI diharapkan dapat mencetak kontributor media yang handal dalam menyebarluaskan informasi konservasi berbasis teknologi industri 4.0. Dengan peralatan dan bimbingan yang tepat, narasi pelestarian Gajah Sumatera akan tersampaikan secara lebih profesional kepada masyarakat luas.