Memperluas Literasi Konservasi Digital: Sosialisasi di SMKN 9 Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Upaya mengintegrasikan teknologi Industri 4.0 ke dalam misi pelestarian Gajah Sumatera terus bergerak masif. Pada tanggal 12 Agustus 2024, tim teknis program Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera menyambangi SMKN 9 Bandar Lampung untuk melaksanakan sosialisasi dan pelatihan mengenai arsitektur platform digital untuk mitigasi konflik satwa.

Sinergi Vokasi untuk Alam

 

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian maraton edukasi ke berbagai institusi pendidikan di Lampung. Kehadiran tim disambut oleh perwakilan SMKN 9 Bandar Lampung, Ibu Susi, yang memberikan dukungan penuh terhadap pemanfaatan teknologi informasi untuk isu-isu lingkungan dan konservasi.

Detail Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan ini berlangsung dengan rincian sebagai berikut:

Hari/Tanggal: Senin, 12 Agustus 2024.

Lokasi Utama: SMKN 9 Bandar Lampung.

Tim Pelaksana: Yogi Andi dan Diko Prasojo.

PIC Sekolah: Ibu Susi.

Materi Pelatihan: Teknologi dalam Mitigasi Konflik

Pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman teknis dan praktis mengenai solusi digital di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), meliputi:

  1. Aplikasi Pemantauan Real-Time: Pengenalan perangkat dan aplikasi yang digunakan untuk mendeteksi pergerakan gajah secara dini guna meminimalkan risiko konflik dengan warga.

  2. Sistem Peringatan Dini (Early Warning System): Simulasi bagaimana data dari lapangan diproses menjadi informasi yang membantu pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

  3. Digitalisasi Pusat Latihan Gajah (PLG): Menekankan peran penting PLG sebagai pusat rehabilitasi yang didukung oleh manajemen data modern dan berkelanjutan.

Luaran dan Dampak Program

Melalui kegiatan ini, beberapa capaian penting yang diharapkan adalah:

  • Peningkatan Kapasitas Siswa & Guru: Peserta mendapatkan wawasan baru tentang relevansi keahlian IT mereka dalam mendukung pelestarian lingkungan.

  • Jaringan Kerja Sama: Memperkuat kolaborasi antara akademisi, organisasi konservasi, dan SMK di Lampung dalam mendorong inovasi digital.

  • Dokumentasi Terstandar: Hasil pelatihan disusun dalam modul dan laporan teknis (termasuk hasil pre-test dan post-test) sebagai bahan ajar di masa mendatang.

Harapan ke Depan

Sosialisasi di SMKN 9 Bandar Lampung ini menegaskan bahwa konservasi adalah tanggung jawab kolektif. Dengan membekali generasi muda dengan keterampilan teknologi yang tepat, misi pelestarian Gajah Sumatera kini memiliki dukungan dari talenta-talenta digital baru yang siap menjaga keharmonisan antara manusia dan alam.

Share This :